Sunday, 27 January 2013

Keadilan




Apa itu keadilan? Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut  John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" . Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.


Kalo benar-benar kita cermati keadilan itu akan berbeda-beda dari makna bagi masing-masing individu, adil menurut aku belum tentu adil buat orang lain dan juga sebaliknya. ketika aku melihat orang-orang disekitarku bisa tertawa diantara luka dan ke tidak mampuan orang lain. Inikah sebuah keadilan bagi mereka? Inikah keadilan yang ingin mereka rasakan?

Makin hari kian bermunculan rasa tidak percaya baik pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar, orang-orang yang berkuasa terus menumpuk pundi-pundi kekayaanya dengan menghalalkan berbagai cara. Menindas, meghancurkan keadilan yang sebenarnya untuk kebahagiaan mereka yang cuma sesaat. Hingga tangis, jerit ketidak puasan akan terus membahana pada diri orang-orang kecil yang setiap hari disuguhi berita tentang tindakan orang-orang yang bisa membeli keadilan. Kalau sudah seperti ini apa bedanya lingkungan kita dengan hutan rimba?, yang berkuasa semakin meraja lela sedang yang tertindas akan semakin sengsara. Gotong royong yang dulu menjadi jati diri kita juga sudah pergi tanpa pesan. Aku masih ingat, dulu waktu aku sekolah ada pelajaran yang mengatakan. “ menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau golongan”. Masihkah ini berlaku dalam kehidupan kita sekarang

Kini  keadilan hanya menjadi sebuah wacana yang kapan akan menjadi sebuah realita tak seorangpun yang tahu. Semua orang berebut untuk menjadi nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi yang paling di puja. Bahkan ada beberapa orang yang menamakan diri mereka sebagai pembela keadilan, namun mereka hanya memperjuangkan isi kantong dan perut mereka saja.

No comments:

Post a Comment